<<< TRIBRATA... KAMI POLISI INDONESIA : 1.BERBAKTI KEPADA NUSA DAN BANGSA DENGAN PENUH KETAQWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA 2.MENJUNJUNG TINGGI KEBENARAN KEADILAN DAN KEMANUSIAAN DALAM MENEGAKKAN HUKUM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG UNDANG DASAR 1945 3.SENANTIASA MELINDUNGI MENGAYOMI DAN MELAYANI MASYARAKAT DENGAN KEIKHLASAN UNTUK MEWUJUDKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN >>>
Selasa, 10 November 2015 - 12:51:15 WIB
Di Duga Illegal Loging, Polsek Birem Bayeun Amankan 71 Batang Kayu Gelondongan
Diposting oleh : Indra Astono, Brig Sitipol
Kategori: POLSEK BIREM BAYEUN - Dibaca: 33741 kali

LANGSA Aparat kepolisian dari PolsekBirem Bayeun, Polres Langsa, Kamis (8/1) pukul 14.00 WIB mendapati 71 batang kayu gelondongan dari berbagai jenis diangkut menggunakan enam truk Colt Diesel, di Desa Blang Tualang, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Meskipun kayu tersebut memiliki dokumen nota angkutan, tapi diduga kayu tersebut merupakan kayu yang dilindungi. Polisi pun lalu menahan kayu-kayu tersebut.

"Ke- 71 batang kayu glondongan itu, berdasarkan nota angkutan, terdiri dari jenis kayu seribu sebanyak 17 batang, waru sebanyak 18 batang, dadap sebanyak 18 batang dan randu sebanyak 18 batang," kata Wakapolres Langsa Kompol Hadi Saepul Rahman SIK, Jumat (9/1).

Dijelaskannya, kayu beserta enam mobil truk Colt Diesel yang mengangkutnya dibawa ke Mapolres Langsa sekira pukul 20.00 WIB. Polisi juga menahan satu unit mobil derek yang digunakan untuk menderek kayu-kayu tersebut.

Ke-71 batang kayu glondongan milik Sarwono (34), warga Dusun Pendidikan, Gampong Paya Bili I, Kecamatan Birem Bayeun. Kayu-kayu tersebut berasal dari lahan masyarakat Desa Blang Tualang yang bersertifikat dan akan dibawa ke Desa Alban, Sumatera Utara.

Keenam mobil truk pengangkut kayu itu masing-masing bernomor polisi BK 8278 XP dikemudikan Afrizal, BL 9999 YZ dikemudikan Ismail Abu Bakar, BL 8172 DE dikemudikan Agus Afriadi, BG 8239 EC dikemudikan M Jamil, BK 9410 BL dikemudikan Erwin, dan BL 8806 FA dikemudikan Nardi.

Saat ini, petugas sedang melakukan proses penyelidikan, jika nantinya terbukti ada kesalahan dalam prosedur pengadaan kayu tersebut, polisi maka memproses sesuai hukum.

"Tapi jika nanti terbukti tidak melanggar hukum, akan kami lepas. Kami juga sedang menunggu hasil pemeriksaan terhadap kayu tersebut dari Dinas Kehutanan," kata Hadi.

SUMBER : http://www.thepeoplemedia.com




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)